Artikel ini dibuat berdasarkan video review dari Fitra Eri, yang membahas pengalaman pertama mencoba JAECOO J5 EV.
Kesimpulan Singkat:
JAECOO J5 EV sukses memberi kesan awal yang kuat. Desainnya terlihat mahal, rasanya nyaman dipakai, dan harganya terasa terlalu murah untuk kelas SUV listrik. Sebagai EV pertama, mobil ini tidak terasa seperti produk percobaan, tapi sudah matang sejak awal. Buat yang cari mobil listrik dengan tampang premium tanpa harga yang bikin mikir ulang, J5 EV jelas layak dipertimbangkan.
Ngomongin mobil listrik baru, JAECOO J5 EV termasuk yang langsung bikin orang berhenti scroll. Di video “EV PERTAMA JAECOO MEMUKAU, HARGANYA TAK MASUK AKAL”, kesan yang muncul itu simpel tapi kuat: ini mobil kelihatan niat banget, padahal statusnya EV pertama dari brand JAECOO.
Dari desain, interior, sampai rasa jalan, semuanya terasa di atas ekspektasi awal. Bukan kesan “coba-coba”, tapi lebih ke mobil yang dari awal sudah tahu mau main di mana.
Sekilas Tentang JAECOO J5 EV
JAECOO sendiri adalah sub-brand SUV dari Chery yang fokus ke desain dan teknologi. Dan lewat J5 EV ini, mereka langsung masuk ke dunia mobil listrik dengan pendekatan yang cukup dewasa.
Sejak awal video, Fitra Eri beberapa kali menyinggung satu hal penting:
mobil ini tidak terasa seperti EV generasi pertama. Rasanya lebih seperti produk yang sudah “jadi”.
Desain Eksterior: Cakep, Rapi, dan Ada Rasa Range Rover
Begitu dilihat dari luar, kesannya langsung dapet. JAECOO J5 EV tampil sebagai SUV kompak yang kelihatan mahal. Bentuk bodinya kotak, garis desainnya bersih, dan proporsinya enak dilihat.
Di titik ini, wajar kalau banyak yang kepikiran:
“Ini kok auranya kayak Range Rover ya?”
Bukan berarti meniru, tapi:
- Siluetnya tegas dan berwibawa
- Desainnya kalem, nggak berisik
- Terlihat seperti SUV Eropa yang mature
Untuk mobil listrik di harga segini, kesan “tampang mahal” ini jadi nilai jual besar.
Interior & Fitur: Sederhana, Tapi Terasa Niat

Masuk ke dalam kabin, nuansanya konsisten. Interiornya modern, rapi, dan nggak berlebihan.
Yang terasa:
- Layar infotainment besar dan bersih
- Panel instrumen digital
- Dashboard simpel tapi nggak kosong
- Material interior terasa solid
Ada satu komentar di video yang cukup kena:
“Ini EV pertama, tapi feel-nya kayak generasi kedua atau ketiga.”
Dan memang, duduk di dalamnya nggak terasa seperti mobil baru belajar.
Pengalaman Berkendara: Halus dan Gampang Dibiasakan
Waktu dibawa jalan, karakter mobil listriknya langsung keluar. Jalannya halus, senyap, dan respons gasnya enak.
Beberapa kesan yang terasa:
- Tarikan awal responsif tapi nggak nyentak
- Kabin cukup senyap
- Setir ringan dan nyaman
- Enak buat dipakai harian di kota
Buat yang baru pertama kali pindah ke mobil listrik, JAECOO J5 EV ini terasa ramah dan nggak bikin kaget.
Harga: “Nggak Masuk Akal”, Tapi Dalam Arti Positif
Nah, ini bagian yang bikin banyak orang bengong.
Harga JAECOO J5 EV:
- Rp 249 juta untuk tipe Standard
- Rp 299 jutaan untuk tipe Premium
Dengan desain SUV yang cakep, aura Range Rover-ish, interior rapi, dan rasa berkendara yang matang, harga ini terasa terlalu murah untuk apa yang didapat.
Makanya kata “nggak masuk akal” di sini justru bernada positif.
Cocok Buat Siapa?
Dari pengalaman pertama yang ditunjukkan di video, mobil ini cocok buat:
- Pemula yang mau masuk ke dunia mobil listrik
- Pengguna harian di perkotaan
- Pembeli yang peduli desain dan tampilan
- Orang yang pengin EV dengan rasa “mobil normal”, bukan eksperimen
Kesimpulan
Sebagai EV perdana, JAECOO J5 EV tampil meyakinkan dari kesan pertama. Desainnya cakep dengan aura SUV Eropa, rasanya enak dipakai, dan harganya bikin mikir dua kali — dalam arti positif.
Kalau kamu lagi cari SUV listrik yang kelihatan mahal tapi masih masuk akal buat dibeli, JAECOO J5 EV jelas layak masuk daftar pertimbangan. Dari first impression saja, mobil ini sudah berhasil bikin banyak orang bilang: “Ini seriusan segini harganya?” ⚡🚙