/
Artikel
/
News
/
BYD Pamer Teknologi Megawatt Charging, Isi Baterai EV Cuma 5 Menit
Daftar Isi
Daftar Isi
BYD Megawatt Charging
December 14, 2025
|
Editorial : Otolistrik.id

BYD Pamer Teknologi Megawatt Charging, Isi Baterai EV Cuma 5 Menit

BYD pamer teknologi megawatt charging hingga 1.000 kW. Isi baterai mobil listrik cuma 5 menit, jarak tempuh ratusan km, mendekati isi BBM.

Kesimpulan Singkat:

Teknologi Megawatt Charging dari BYD Auto membuktikan bahwa pengisian mobil listrik super cepat bukan lagi sekadar teori. Dalam demo nyata, EV BYD bisa menambah ratusan kilometer jarak tempuh hanya dalam sekitar 5 menit, mendekati pengalaman isi BBM mobil konvensional.

Halo Sobat EV!

Dunia mobil listrik lagi ramai dibicarakan setelah BYD mendemonstrasikan teknologi Megawatt Charging di Cina.

Dalam uji cobanya, baterai mobil bisa terisi cukup banyak hanya dalam waktu sekitar lima menit—hasil yang langsung menarik perhatian para pecinta otomotif.

Yang menarik, ini bukan sekadar klaim promosi. Pengisian super cepat ini benar-benar diuji langsung, dan hasilnya menunjukkan kalau teknologi fast charging sudah mulai bergerak ke tahap yang makin praktis untuk dipakai sehari-hari.

BYD juga menyebut bahwa target mereka sederhana: membuat proses ngecas EV semakin singkat dan semakin nyaman, mendekati pengalaman “datang, isi, lanjut jalan” seperti kendaraan konvensional.

Supaya Sobat EV punya gambaran yang jelas soal seberapa besar terobosannya, yuk kita bahas apa yang sebenarnya terjadi dalam demonstrasi BYD ini—dan kenapa banyak pihak melihatnya sebagai langkah besar untuk masa depan mobil listrik.


Bagaimana Cara Kerja Megawatt Charging BYD?

Teknologi charge 5 menit di model BYD Han L
Teknologi charge 5 menit di model BYD Han L (Sumber: Motomobinews)

Dalam demonstrasi tersebut, BYD menguji dua model yang sudah kompatibel dengan sistem pengisian berdaya besar ini: BYD Han L dan BYD Tang L. Keduanya menggunakan arsitektur listrik tegangan tinggi yang memungkinkan daya pengisian mencapai 1 megawatt (1.000 kW)—jauh di atas standar fast charging kebanyakan EV saat ini.

Beberapa poin penting dari teknologinya:

  • Sistem pengisian memakai arsitektur 1.000 volt, lebih tinggi dibanding platform 400–800 volt yang umum dipakai EV saat ini.
  • Charger khusus ini mampu menyalurkan daya hingga 1.000 kW, memberi ruang untuk pengisian ekstra cepat.
  • Dalam uji coba, BYD Han L yang diisi dari sekitar 13% ke 60% hanya dalam ±5 menit, dan kenaikan itu setara dengan tambahan jarak tempuh sekitar 400 km-an.

Angka itu bukan sekadar terlihat besar, tapi juga menunjukkan bagaimana efisiensi sistem baterai BYD bekerja pada tegangan dan arus sebesar itu.


Kenapa Teknologi Ini Disebut Game-Changer?

Ada dua alasan besar kenapa teknologi ini dianggap punya potensi mengubah cara kita melihat EV:

  1. Waktu ngecas makin singkat
    Lima menit bukan berarti penuh, tapi peningkatan jarak tempuh ratusan kilometer membuat EV jauh lebih fleksibel, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
  2. Nyaman untuk keperluan harian
    Jika infrastruktur terpenuhi, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mengisi daya. Datang ke stasiun, colok, beberapa menit, lanjut jalan—mirip ritme kendaraan konvensional.

Kalau perkembangan ini berjalan konsisten, salah satu hambatan terbesar adopsi EV—yaitu waktu pengisian—pelan-pelan bisa hilang.


Tapi Perlu Diingat, Teknologi Ini Tidak Berdiri Sendiri

BYD Megawatt Charging
Teknologi BYD Megawatt Charging (sumber : byd)

Walaupun hasilnya mengesankan, ada beberapa catatan yang perlu Sobat EV pahami:

  • Butuh baterai khusus yang memang didesain untuk menangani arus dan panas sebesar ini.
  • Butuh charger khusus yang memiliki daya 1 megawatt—bukan charger umum yang kita temui di SPKLU biasa.
  • Infrastruktur listrik juga harus mendukung beban daya besar, termasuk sistem pendinginan, pengaman, dan manajemen energi.
  • Untuk saat ini, teknologi ini baru dipamerkan di Cina, belum ada informasi kapan akan merambah global atau Asia Tenggara.

Artinya, meski teknologinya sudah siap, penyebaran infrastrukturnya masih butuh waktu.


Apa Artinya untuk Masa Depan EV?

Demonstrasi ini memberi sinyal kuat bahwa arah pengembangan EV mulai fokus ke:

  • Pengisian ultra-cepat
  • Arsitektur tegangan tinggi
  • Efisiensi baterai yang lebih stabil pada daya besar

Kalau standar megawatt charging ini benar-benar diadopsi luas, dunia otomotif bisa masuk fase baru, di mana EV tak lagi dianggap “butuh waktu lama untuk cas”

Dan kalau tren teknologi EV seperti BYD terus bergerak cepat, bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi pengguna di negara lain—termasuk Indonesia—ikut merasakan dampaknya.

Halaman Single "Mobil"
Baca juga News "Merk Mobil "lainnya :
Baca juga News lainnya :
Konsultasi Pembelian
Informasi Test Drive, Promo & Diskon, Program Cicilan
WA Marketing
Beriklan di Otolistrik.id?
Mulai dari Rp 50.000/bulan
Info Kerjasama
Filter Daftar Merk :
EX2
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
AION UT
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
AION Y Plus
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
Hyptec HT
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
EX5
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
AION V
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
Denza D9
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
Cortez Darion
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
MG 4 EV
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales
Ioniq 5
Rp 200jt
Dp min 20-40jt
Cicilan 3jt-an
Lihat DetailWA Sales