Artikel ini dibuat berdasarkan video review dari Fitra Eri, yang menjajal GAC AION UT dari Jakarta ke Bogor.
Kesimpulan Singkat:
GAC AION UT benar-benar mengubah ekspektasi soal mobil listrik 300 jutaan. Dari desain European aesthetic, kabin hening, suspensi empuk, hingga fitur melimpah, mobil ini terasa seperti EV kelas 500 jutaan. Menurut Fitra Eri, kenyamanannya terbaik di bawah 500 juta, penyaluran tenaganya halus dan premium, serta efisiensinya sangat irit. Kalau kamu cari EV nyaman yang enak dipakai harian maupun luar kota, AION UT jelas layak masuk daftar teratas.
Kalau ada yang bilang mobil listrik 300 jutaan nggak mungkin senyaman mobil premium, video ini langsung membantahnya. Dari menit awal, kesimpulan Fitra Eri jelas:
“GAC AION UT adalah mobil paling nyaman yang pernah ia coba di bawah 500 juta.”
Desainnya cakep, rasa berkendaranya halus, dan fitur-fiturnya bikin geleng kepala—ingat, ini masih di kisaran 300 jutaan.
Filosofi Desain: European Aesthetic yang Timeless
Satu hal yang langsung bikin Fitra Eri jatuh hati adalah desainnya. AION UT mengusung European Aesthetic & timeless, dibangun di atas platform baru, bahkan menang penghargaan “The Most Valuable Car” di Milan Design Week. Secara visual, mobil ini terlihat seamless, streamline, dan aerodinamis.
Detail seperti lampu LED dengan desain misterius, velg unik, warna two tone, dan panoramic roof (tipe premium) memperkuat kesan mobil yang terasa “mahal”.
Performa & Efisiensi: Iritnya Nggak Masuk Akal
Di atas kertas, spesifikasinya sudah bikin penasaran:
- Baterai 60 kWh
- Jarak tempuh hingga 500 km
- Konsumsi energi 8,3–8,6 km/kWh → super irit untuk ukuran mobil ini
- Tenaga 201 HP & torsi 201 Nm
- 0–100 km/jam 8,3 detik
Menurut Fitra Eri, angka efisiensi ini sangat impresif dan jarang ditemui di mobil sekelasnya.
Kenyamanan: Ini yang Bikin Terkejut
Bagian paling “nendang” dari review ini adalah kenyamanan. Fitra Eri berkali-kali menekankan:
- Kabin hening, peredaman terasa serius
- Ban senyap, material peredamnya bekerja baik
- Suspensi empuk ala mobil premium
Memang, saat dibawa bermanuver di kecepatan tinggi ada body roll, tapi masih terukur, stabil, dan tetap mantap. Untuk harian Jakarta–Bogor? Cocok di segala medan.
Komentarnya yang paling kena: “Anda nggak akan expect mobil 300 jutaan senyaman ini.”
Mode Berkendara & Rasa Premium
Tersedia 3 mode berkendara: Power Safe, Comfort, dan Sport.
- Fitra Eri paling sering pakai Comfort → penyaluran tenaga halus dan terasa premium
- Sport mode lebih agresif, tapi nggak kasar, tetap smooth
Rasa berkendaranya konsisten bikin lupa kalau ini “cuma” mobil 300 jutaan.
Interior: Lega, Flat, dan Banyak Detail Kecil yang Disukai

Masuk kabin, kesan lega dan ergonomis langsung terasa:
- Lantai 100% flat
- Kursi ergonomis, armrest kanan–kiri seimbang
- Kursi depan bisa recline dan headrest bisa dilepas, bahkan bisa disusun seperti sofa menyambung ke kursi belakang
- Material PVC leather terasa premium (meski masih ada plastik keras, tapi nggak terlihat murahan)
Fitra Eri juga menyoroti detail-detail kecil yang bikin jatuh cinta:
- Spion cembung untuk melihat kursi belakang
- Kursi berpendingin & elektrik
- Ventilasi AC dengan rasa buka-tutup ala mobil premium
- Lampu kabin LED putih dengan cahaya lembut
- Auto-hold cerdas: aktif kalau rem diinjak lebih dalam, enak saat macet karena mobil masih bisa merayap
Fitur & Teknologi: Terlalu Lengkap untuk Harganya
- Layar infotainment 14,6 inci
- Wireless charging 50 watt
- Laci penyimpanan besar di armrest tengah
- ADAS cukup lengkap
- Kamera parkir 360°
- Auto lock saat menjauh dari mobil
- Electric tailgate
- Bagasi 440 liter (hingga 1.600 liter saat kursi dilipat)
Untuk pengisian daya:
- AC & DC charging
- DC 30–80% hanya 24 menit
Satu catatan kecil: panoramic roof tidak punya tombol fisik, harus diakses lewat layar infotainment.
Kekurangan Versi Fitra Eri
Walau overall sangat positif, tetap ada catatan:
- Terlalu banyak fungsi pindah ke layar, agak merepotkan
- Bunyi klakson kurang berwibawa
- Suara sein kurang terdengar
Bukan deal breaker, tapi tetap perlu dicatat.
Kesimpulan: Layak Dibeli?
Dari desain, fitur, hingga rasa berkendara, GAC AION UT terasa pantas dihargai 500 jutaan. Tapi faktanya, varian tertingginya ada di kisaran 300 jutaan.
Menurut Fitra Eri, ini adalah mobil listrik dengan value for money yang “mantap banget”—nyaman, premium, dan sangat cocok untuk harian maupun perjalanan luar kota.
Kalau kamu cari EV nyaman, irit, dan terasa mahal tanpa harus keluar budget besar, GAC AION UT jelas wajib masuk shortlist. ⚡🚗